18 Mei 2017

JUAL : KECAMBAH KARET MALAYSIA / BIBIT KARET MALAYSIA GOLDEN HOPE









Golden Hope

Kecambah Karet Malaysia Golden Hope



Bibit Karet Malaysia Golden Hope




Kecambah karet malaysia Golden Hope


Golden Hope 2013


Jual Kecambah Karet Malaysia Golden Hope

Spesifikasi :

  •  1 Box isi 200 Kecambah
  •  Jenis kecambah adalah jenis persilangan antara jenis GT dan PB 260

Cara Penanaman Bibit Karet Golden Hope :

  •  Pembenahan tanah humus ke dalam poly bag
  • Pembukaan kotak benih maka penanaman se-biji pada setiap poly bag
  • Benih benih jangan tertutup oleh pada tanah, hanya akar dan mata
  • Terhindar dari sinar matahari semasa 2 ahad ( kurang lebih 14 hari)
  • Pemberian air 3 kali semasa 7 hari dibawah naungan
  • Tidak dibenarkan makan dan minum selama pembenahan
Info lebih lanjut silahkan KLIK DISINI


17 Mei 2017

BIBIT KARET GOLDEN HOPE (GARANSI) cuman Rp 249.000/ BOX


Jual Kecambah Karet Malaysia Golden Hope

Spesifikasi :

  •  1 Box isi 200 Kecambah
  •  Jenis kecambah adalah jenis persilangan antara jenis GT dan PB 260

Cara Penanaman :

  • Pembenahan tanah humus ke dalam poly bag
  • Pembukaan kotak benih maka penanaman se-biji pada setiap poly bag
  • Benih benih jangan tertutup oleh pada tanah, hanya akar dan mata
  • Terhindar dari sinar matahari semasa 2 ahad ( kurang lebih 14 hari)
  • Pemberian air 3 kali semasa 7 hari dibawah naungan
  • Tidak dibenarkan makan dan minum selama pembenahan
    Kami menjamin produk Golden Hope yang kami jual adalah Produk berkualitas tinggi,
    Kami memberikan GARANSI kepada anda, berupa retur produk baru. apabila produk yang diterima cacat produksi.

    Untuk Info Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi : Handi 0811617033


    bibit / kecambah karet golden hope


    bibit karet malaysia golden hope


    kecambah karet malaysia golden hope


    benih karet unggul golden hope

    Jual Kecambah Karet Malaysia Golden Hope

    Spesifikasi :

    •  1 Box isi 200 Kecambah
    •  Jenis kecambah adalah jenis persilangan antara jenis GT dan PB 260

    Cara Penanaman :

    • Pembenahan tanah humus ke dalam poly bag
    • Pembukaan kotak benih maka penanaman se-biji pada setiap poly bag
    • Benih benih jangan tertutup oleh pada tanah, hanya akar dan mata
    • Terhindar dari sinar matahari semasa 2 ahad ( kurang lebih 14 hari)
    • Pemberian air 3 kali semasa 7 hari dibawah naungan
    • Tidak dibenarkan makan dan minum selama pembenahan
    Kami menjamin produk Golden Hope yang kami jual adalah Produk berkualitas tinggi,
    Kami memberikan GARANSI kepada anda, berupa retur produk baru. apabila produk yang diterima cacat produksi.

    Untuk Info Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi : 0811617033

    17 Januari 2017

    Sejarah Benih Hibrida Jenis Serta Manfaatnya

    Jagung Hibrida
    Dalam dunia pertanian kita telah sering mendengar istilah atau nama dari benih hibrida, tetapi apakah kita sudah sepenuhnya memahami apa si yang dimaksud dari benih hibrida. Terus bagaimana sejarah benih hibrida ini tercipta, serta apa saja jenis jenis benih hibrida. Mari kita bahas satu persatu.

    15 Januari 2017

    Kabar Gembira Harga Getah Karet Naik di Awal Tahun 2017

    Getah karet
    Memasuki tahun baru 2017 kini harga getah karet telah menunjukkan harga yang yang semakin membaik, bahkan kini harga nya telah tembus menjadi Rp 10.300 per kilogram untuk hasil sadapan mingguan. Hal ini di ungkapkan juga oleh Arsyad petani karet asal Banyuasin III yang dikutip oleh Tribun sumsel.

    " Ini pertanda baik, kita berharap harga getah stabil tidak turun lagi. Yang kita inginkan getah seperti ini gak usah tinggi-tinggi yang penting harga tetap,"

    27 Februari 2016

    Musim Hujan Awas Serangan Patek Pada Tanaman Cabai

    Musim hujan telah tiba, inilah musim yang ditunggu tunggu para petani untuk menanam tanaman apapun, tapi jangan senang dulu. Selain musim hujan memang sangat membantu dalam urusan pertumbuhan segala tanaman, tetapi tetap saja ada resiko nya. Contohnya rumput, gulma dan hama penganggu berkembang biak secara cepat pula. Jika tidak di beri perhatian khusus pada tanaman yang dibudiyakan, maka jangan heran jika hasil yang dicapai tidak sesuai harapan.

    13 Januari 2016

    Cara Menanam Timun Lengkap Dari Awal Hingga Panen

    Hallo sobat Agri skalian, Kali ini kita akan membahas bagaimana cara menanam mentimun yang baik dan benar, baik dari segi pemilihan lahan, pemupukan, serta cara pengendalian terhadap berbagai hama dan penyakit saat menanam mentimun.
    Sebelumnya perlu di ketahui mentimun berasal dari cina bagian tengah dan barat. Mentimun atau yang biasa kita sebut singkat menjadi timun ini, dapat tumbuh baik di daratan rendah maupun tinggi. Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari timun

    10 Januari 2016

    Petani Ini Sukses Hasilkan Rp 1 Miliar Dari Menanam Cabai

    Lagi kisah inspiratif dari Petani cabai yang bisa menghasilkan penghasilan yang luar biasa. Seperti yang kita ketahui untuk tanaman cabai ini memang tidak pernah sepi pembeli, yang artinya kebutuhan nya terus meningkat setiap tahun-nya.

    Program pembangunan sektor pertanian di Kampar, Riau, mulai membuahkan hasil positif. Hal itu diketahui dari adanya kelompok tani yang berhasil menjadi miliuner dari bercocok tanam cabai merah.
    "Hanya dalam waktu kurang dari satu tahun, cabai yang mereka tanam tersebut menghasilkan uang lebih dari Rp1 miliar. Makanya saya bilang, jangan main-main dengan petani. Mereka yang serius dan tekun menjalaninya akan

    9 Januari 2016

    Cabai Merah Keriting Masih Menjadi Primadona Para Petani


    Hello sobat agri sekalian, kali ini admin akan menulis sedikit tentang cabai merah keriting. Dimana menurut admin bertanam cabai merah keriting bisa menjadi artenatif dalam meraup pundi pundi rupiah. Baik dalam skala hobby yang ditanam disekitar rumahan maupun skala kormesil yang ditanam dikebun yang luas.

    Harga Getah Karet Terus Merosot

    SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Petani perkebunan karet di kabupaten OKU Timur memasuki awal tahun 2016 mengeluhkan turunnya harga karet sejak satu minggu terakhir.

    8 Januari 2016

    Hama Pengganggu Pada Tanaman Karet


    Hi sobat, kali ini admin mau menulis sedikit tentang Hama apa saja yang biasa nya menyerang pada tanaman karet, Sehingga apabila terjadi pada kebun karet sobat, maka sobat sudah bisa mengetahui gejala dan cara mengatasi nya, yuk kita simak.

    Sejarah Karet !

    Pohon Karet yang menghasilkan getah
    WITA- Tanaman Karet memiliki sejarah yang cukup panjang, sejak pertama kali ditemukan sebagai tanaman yang tumbuh secara liar sampai dijadikan tanaman perkebunan secara besar besaran, Apalagi setelah ditemukan beberapa cara pengolahan dan pembuatan barang dari bahan baku karet, maka ikut berkembang pula industri yang mengolah getah karet menjadi bahan yang berguna untuk kehidupan manusia.

    3 Desember 2013

    Jual Bibit / Kecambah Karet Malaysia Golden Hope

    Golden Hope


    Kecambah Karet Malaysia Golden Hope


    Bibit Karet Malaysia Golden Hope



    Kecambah karet malaysia Golden Hope

    Golden Hope 2013

    Jual Kecambah Karet Malaysia Golden Hope

    Spesifikasi :
    •  1 Box isi 200 Kecambah
    •  Jenis kecambah adalah jenis persilangan antara jenis GT dan PB 260

    Cara Penanaman :
    •  Pembenahan tanah humus ke dalam poly bag
    • Pembukaan kotak benih maka penanaman se-biji pada setiap poly bag
    • Benih benih jangan tertutup oleh pada tanah, hanya akar dan mata
    • Terhindar dari sinar matahari semasa 2 ahad ( kurang lebih 14 hari)
    • Pemberian air 3 kali semasa 7 hari dibawah naungan
    • Tidak dibenarkan makan dan minum selama pembenahan
    Info lebih lanjut silahkan KLIK DISINI



    7 September 2013

    Cara Menanam Cabai Di Dalam Polybag

    Berdasarkan hasil penelusuran banyak sekali artikel yang menjelaskan tentang metode “fertigasi”, untuk lebih jelasnya bisa mencari videonya di youtube dengan kata kunci tersebut. Melihat beberapa video membuat saya sangat terinspirasi dengan metode tersebut dan ingin mencobanya.

    Cara Membuat Hasil Panen Kelapa Sawit Melimpah



    Perkebunan kelapa sawit menghasilkan keuntungan yang besar dan relatif tahan terhadap krisis sehingga banyak hutan dan perkebunan tanaman lain dikonversi menjadi perkebunan kelapa
    sawit. Bukan hanya perusahaan perkebunan besar, banyak
    petani kecil yang mengusahakan bisnis menggiurkan ini. Mereka dapat memperoleh keuntungan yang cukup besar dari panen kelapa sawit.

    Jika dilihat dari biaya investasi yang dikeluarkan sekitar 35—40 juta rupiah per hektare, pendapatan bersih yang dihasilkan rata-rata per hektare adalah 1.5 juta rupiah per bulan selama 25
    tahun. Artinya, pada tahun ke tujuh setelah tanam, hasilnya sudah mencapai break even point (BEP). Setelah itu, hasil panen pada tahun selanjutnya merupakan keuntungan bersih yang dapat dinikmati hingga 21 tahun yang akan datang. Tentu nilai keuntungannya akan lebih besar lagi jika memiliki lahan yang lebih luas.
    Prospek kelapa sawit memang selalu terbuka lebar. Pasalnya, kebutuhan kelapa sawit sangat tinggi untuk berbagai keperluan sebagai penghasil minyak masak, minyak industri, dan bahan bakar. Selain itu, kelapa sawit juga menjadi bahan baku berbagai produk, seperti sabun, lilin, kosmetik, dan industri pembuatan lembaran-lembaran timah.

    Peluang ini banyak dimanfaatkan oleh negara-negara yang memiliki curah hujan yang cukup. Misalnya, Malaysia yang sudah lama mengembangkan teknologi pertanian kelapa sawit, bahkan menjadi sebuah penghasil devisa yang sangat besar. Indonesia juga merupakan daerah yang sangat cocok untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit. Selain memiliki lahan yang sangat luas, juga memiliki kesuburan yang ideal untuk perkembangan kelapa sawit.

    Selanjutnya, bagaimana aplikasi penanaman kelapa sawit yang baik dan benar agar bisa menghasilkan panen melimpah? Apa saja yang diperlukan dalam membangun perkebunan kelapa sawit? Rustam Effendi Lubis dan Agus Widanarko, SP telah menyusun Buku Pintar Kelapa Sawit untuk menjelaskan semua aspek tentang bertanam kelapa sawit secara intensif hingga menghasilkan pertumbuhan dan panen yang optimal.

    Di dalam buku terbitan AgroMedia Pustaka ini, Anda bisa belajar secara lengkap tentang pengetahuan kelapa sawit yang diperoleh penulis selama 35 tahun selama berhubungan dengan industri kelapa sawit. Pembahasannya dimulai dari sejarah penyebaran kelapa sawit, mengenal botani, morfologi, dan syarat tumbuh kelapa sawit, bertanam kelapa sawit di areal pasang surut, cara memperoleh perizinan dan legalitas perkebunan, kesesuaian lahan, kesuburan tanah, pembukaan lahan, kapital tanaman, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan perawatan, pengendalian hama, gulma, dan penyakit, pemanenan, hingga pengolahan pascapanen.

    Selain itu, penulis juga melengkapinya dengan analisis usaha pembangunan kebun kelapa sawit sehingga Anda bisa mendapatkan angka prediksi dalam biaya investasi, operasional, dan rasio keuntungan yang diperoleh. Dengan demikian, Anda memiliki kalkulasi yang tepat dalam menjalankan bisnis kelapa sawit ini.




    Harga Karet Kian Terpuruk


    BATURAJA - Petani karet di OKU semakin resah. Harga jual karet dari hari ke hari terus mengalami penurunan. Kalau sebelumnya harga karet bisa mencapai Rp13 ribu, kini menurun hingga Rp11.300 per kg. “Harga itu untuk karet setengah bulanan. Untuk karet mingguan hanya Rp8.300 per kg. Sedangkan, untuk bulanan dari Rp15 ribu sekarang menjadi Rp13 ribu,” kata Zainuddin, petani karet, warga Tri Harjo, Batumarta I, Kecamatan Lubuk Raja, OKU.Terus menurunnya harga karet ini, lanjutnya, membuat petani kelimpungan. “Penghasilan berkurang, sedangkan kebutuhan sehari-hari terus mengalami peningkatan. Mau tidak mau ya harus bisa sedikit ngirit,”  katanya.Zainuddin menambahkan, menurunnya harga karet membuat dirinya harus menunda pembangunan rumahnya yang sudah berjalan 50 persen. “Akan dilanjutkan setelah kondisi normal, apalagi harga bahan bangunan semakin mahal,” katanya.Senada dikatakan petani lainnya, Sutris.  “Harga karet sering naik turun sehingga penghasilannya tak menentu. Terlebih saat ini kondisi karet belum normal setelah kemarau,” ujarnya.Dikatakan, kalau sekarang belum tahu berapa harganya. “Sebelumnya terus mengalami penurunan. Apalagi sekarang sering hujan, susah mau menyadap karet karena takut rusak batangnya.  Ditambah lagi, getahnya juga belum normal seratus persen lantaran sebagian masih daunnya muda,”  jelasnya. (gsm/aba/ce5)  
    Sumatera Ekspres

    27 Maret 2013

    Perusahaan Benih Didorong Hasilkan Varietas Tahan Penyakit


    SPC, Jakarta - Kementerian Pertanian terus mendorong breeder (perusahaan benih) untuk menghasilkan varietas tahan penyakit.
    Sri Wijayanti Yusuf, Direktur Perbenihan Hortikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, menjelaskan breeder diminta tidak hanya menyiapkan varietas unggulan dengan hasil besar dan banyak, tetapi juga tahan hama penyakit, terutama bagi tanaman sayuran dan buah-buahan.
    “Petani juga diminta untuk membeli benih yang tersertifikasi dan mendapatkan label boleh dijual di Indonesia. Petani diharapkan membeli produk dalam negeri yang terjamin kualitas dan legalitasnya,” katanya, seperti dikutip, Rabu (27/3).
    Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPSBP) Dinas Pertanian DIY Suparjiyem mengatakan langkah Ewindo yang memproduksi dan mengenalkan benih sayuran hibrida antiserangan virus patut diapresiasi.
    Menurutnya, breeder seperti Ewindo yang mengeluarkan bibit baru dan lebih tahan virus patut diapresiasi karena dapat membantu petani dalam meningkatkan hasil panen hortikultura.
    Produsen benih sayuran hibrida Cap Panah Merah PT East West Seed Indonesia (Ewindo) mengenalkan beberapa varietas baru benih sayuran yang tahan serangan virus Gemini kepada petani di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
    “Varietas itu adalah servo, betavilla, tymoti, dan tantyna untuk tanaman tomat, parade tavi dan kanton tavi untuk kacang panjang, serta ethana dan metavy untuk timun,” kata Afrizal Gindow, Sales and Marketing Director Ewindo di Taji Prambanan, Klaten.
    Menurutnya, varietas unggulan itu ditampilkan di lahan demo-plot seluas 4.000 meter persegi. Varietas baru itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan petani terhadap benih bermutu, khususnya menghadapi serangan virus Gemini.
    “Akhir-akhir ini virus Gemini menyerang berbagai jenis tanaman sayuran, seperti tomat, cabai, kacang panjang, dan timun di beberapa kabupaten di DIY dan Jateng. Serangan virus itu ditandai dengan munculnya warna kuning pada daun, keriting, kerdil, dan tidak dapat berproduksi,” katanya.
    Dia menjelaskan DIY dan Jateng merupakan sentra hortikultura yang cukup potensial. Ekspor komoditas hortikultura dari DIY dan Jateng ke berbagai negara, seperti China, Singapura, dan Uni Emirat Arab pada 2012 mencapai 84,1 ton per minggu.
    “Namun, potensi itu terancam dengan serangan virus Gemini. Oleh karena itu kami berkomitmen melakukan riset dan pengembangan untuk mendapatkan varietas unggul yang tahan terhadap penyakit tanaman dan virus khususnya virus Gemini,” ungkapnya. (SPC/25/Bisnis)

    18 Maret 2013

    Pengusaha Ritel: Produk Lokal Tak Bisa Gantikan Durian Monthong Impor

    Foto: Durian Monthong Impor (republika)

    SPC, Jakarta – Para penikmat Durian Monthong siap-siap gigit jari karena dalam rentan waktu 6 bulan ke depan durian ini akan menghilang di pasaran. Ini karena dampak penghentian sementara 13 produk hortikultura untuk periode Januari-Juni 2013, termasuk durian.
    Wakil Sekjen Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Satria Hamid mengungkapkan, durian lokal tidak bisa menggantikan Durian Monthong yang bakal menghilang.
    “Saya belum lihat (durian monthong menghilang), tetapi subtitusi (pengganti) ke durian lokal tidak bisa dilakukan, karena ini ekspektasi konsumen,” kata Satria, seperti dikutip, Sabtu (26/1/2013).
    Durian Monthong adalah salah satu buah yang paling populer di kalangan pelaku usaha ritel seperti supermarket atau swalayan. Buah khas Thailand yang memiliki rasa manis legit dan aroma harum ini biasa dijual di supermarket atau swalayan. Satria mengakui jika durian jenis ini disukai para konsumen.
    “Ekspektasi konsumen pada Durian Monthong besar untuk membeli,” imbuhnya.
    Namun sekali lagi, Satria menegaskan, untuk saat ini durian lokal masih belum bisa menggantikan kedudukan Durian Monthong terutama jika diukur melalui ekspektasi pasar. Selain itu pasokan durian lokal yang tidak berkelanjutan menjadi pertimbangan apakah durian lokal bisa menjadi pengganti Durian Monthong terutama di pasaran ritel.
    “Apakah durian lokal seperti Durian Medan bisa mengganti Durian Monthong? Masih ada masalah pada pasokan durian lokal yang tidak berkelanjutan,” tegas Satria. (SPC-20/detik)
    -suarapengusaha-

    16 Maret 2013

    RI IMPOR 4 RIBU TON KENTANG DARI CHINA & KANADA


    MedanBisnis-Jakarta. Pemerintah telah menetapkan tidak akan mengeluarkan rekomendasi impor 13 produk hortikultura dalam 6 bulan (Januari-Juni 2013), salah satunya kentang. Tapi ternyata pada Januari masih ada impor kentang yang masuk.
    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (4/3), volume impor kentang di Januari 2013 adalah 4.019 ton dengan nilai US$ 2,4 juta atau sekitar Rp 22 miliar. Kentang impor ini berasal dari Kanada dan China.
    Volume kentang impor dari Kanada adalah 2.772 ton dengan nilai US$ 1,7 juta. Sementara kentang impor dari China adalah 1.247 ton dengan nilai US$ 717 ribu.
    Sebelumnya aturan dikeluarkan melalui Permentan. No 60/Permentan/OT.140/9/2012 dan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 60 Tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura.
    13 produk holtikultura yang dilarang mulai Januari-Juni 2013 ini adalah: Kentang, Kubis, Wortel, Cabai, Nanas, Melon, Pisang, Mangga, Pepaya, Durian, Bunga Krisan, Bunga Anggrek, dan Bunga Heliconia.(dtf)
    sumber: medanbisnisdaily

    Sumatera Barat Siap Panen Bawang


    PADANG, KOMPAS.com – Sejumlah sentra penghasil bawang di Sumatera Barat siap melakukan panen bawang pada bulan ini menyusul harga di pasaran yang masih relatif tinggi.
    epala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar, Djoni, Jumat (15/3/2013) mengatakan sekitar 2.100 hektar lah an yang akan menghasilkan lebih dari 2.000 ton bawang merah bakal segera dipanen.
    Djoni menyebutkan rentang produksi bawang merah di Sumbar setiap bulannya antara 2.700 ton hingga 3.200 ton per bulan. Total panen itu, imbuh Djoni, masih jauh di atas total kebutuhan bawang merah di Sumbar yang hanya sekitar 1.700 ton setiap bulannya.
    Djoni mengatakan, sebagian surplus panen bawang merah yang terus ditanam sepanjang tahun itu juga dikirim ke luar Sumbar, termasuk ke Pulau Jawa untuk memenuhi pasokan. Ini menjadi salah satu sebab mengapa harga bawang merah di Sumbar juga cenderung terus naik dalam beberapa hari terakhir.
    “Bawang merah dari Sumbar berbeda, karena sekalipun bentuknya lebih kecil namun rasanya lebih baik,” ujar Djoni.
    sumber: kompas

    Pengusaha Kopi Optimis Harga Kopi Arabika dan Robusta Kembali Menanjak

    Foto Biji Kopi

    SPC, Jakarta -  Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) memprediksi harga kopi arabika kembali menanjak ke US$ 1,80 per pon atau US$ 3.600 per ton (1 ton = 2.000 pon) pada semester kedua tahun ini. Adapun harga kopi robusta diharapkan naik menjadi US$ 2.200 per ton.
    Ketua Kompartemen Specialty Kopi dan Industri Kopi AEKI, Pranoto Soenarto, mengemukakan harga kopi belakangan ini jatuh ke titik terendah. Oleh karena itu, para eksportir kopi saat ini mengantisipasi penurunan harga kopi di tingkat dunia.
    Harga kopi di pasar internasional cenderung menurun pada awal tahun ini. Di bursa ICE Futures, Jumat (15/2) pekan lalu, harga kopi arabika untuk  kontrak pengiriman Mei 2013 menyentuh level US$ 2.800 per ton. Ini adalah posisi terendah harga kopi dalam enam bulan terakhir.
    Mengacu ke data Organisasi Kopi Internasional atau International Coffee Organization (ICO), pada Kamis (14/2), harga kopi robusta senilai US$ 2.160 per ton di pasar Amerika Serikat dan US$ 2.040 per ton di pasar Eropa.
    Demi menyiasati penurunan harga kopi, menurut Pranoto, pemerintah perlu berperan aktif, misalnya turut memperbaiki produktivitas tanaman kopi dalam negeri. Dus, kenaikan produksi dan penjualan kopi bisa mengkompensasi penurunan harga komoditas ini.
    AEKI mengakui saat ini produksi kopi di dalam negeri masih rendah yakni hanya 600.000 hingga 720.000 ton per tahun. Produktivitas tanaman kopi juga dinilai perlu digenjot agar Indonesia bisa bersaing dengan negara produsen kopi lainnya seperti Brazil. Produktivitas tanaman kopi Indonesia hanya 600 kilogram hingga 700 kg per hektare. “Seharusnya produktivitas kita di atas satu ton per hektare,” kata Pranoto.
    Brasil saat ini mampu memproduksi 3 juta ton kopi per tahun. Sebesar 70% dari jumlah itu adalah jenis arabika. Produsen kopi terbesar kedua di dunia adalah Vietnam dengan volume 1,3 juta ton, dimana 80%-nya berjenis robusta. Brasil berniat mengerek volume produksi kopi robusta untuk mengimbangi permintaan dunia.
    Permintaan robusta naik karena harganya lebih murah daripada arabika. Eksportir kopi berharap harga kopi terus meningkat sehingga bisa mendongkrak nilai ekspor kopi. Tahun lalu, ekspor kopi hanya mencapai US$ 1,2 miliar. “Tahun ini diharapkan menjadi US$ 1,4 miliar,” kata Pranoto.
    Kementerian Pertanian memproyeksikan produksi kopi 2013 mencapai 763.000 ton. Target produksi ini naik 16,11% dibanding realisasi tahun lalu seberat 657.138 ton. Di Indonesia, kebutuhan kopi diperkirakan mencapai 121.107 ton per tahun. Area perkebunan kopi di Indonesia seluas 1,3 juta ha, antara lain tersebar di Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, hingga Papua.
    ICO mencatat volume ekspor kopi global meningkat 8,2% menjadi 113 juta kantung pada 2012. Hal ini terdorong tingginya permintaan dibandingkan realisasi 2011 yang sebanyak 104,57 juta kantung. Brazil masih menempati posisi pertama eksportir kopi terbesar dunia di 2012. Negara ini berhasil mempertahankan posisinya, meski volume ekspornya menurun 15,64% menjadi 28,26 juta kantung kopi di 2012 dari sebelumnya 33,50 juta kantung di 2011.
    Posisi kedua ditempati Vietnam dengan volume ekspor 25,47 juta kantung biji kopi, naik dibandingkan 2011 sebanyak 17,67 juta kantung. Adapun ekspor kopi Kolombia menurun 7,5% menjadi 7,16 juta kantung di 2012 dari 7,77 juta kantung pada 2011. Demikian pula ekspor kopi India menurun 9,4% menjadi 5.28 juta kantung dari sebelumnya 5,84 juta kantung.
    ICO menyebutkan pengiriman kopi arabika turun 0,78% menjadi 66,52 juta kantung. Total produksi kopi dunia periode 2012-2013 diperkirakan tumbuh 7% menjadi 144 juta kantung. (SPC/25/Kontan)
    -suarapengusaha-